Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Bengkulu

Jl. Musium No. 6 Telp. (0736) 346373 Kota Bengkulu

Minggu, 20 Oktober 2019

  (0736) 346373

MENGASAH KOMPETENSI PENYULUH KB DENGAN PEMBUATAN KARYA TULIS

  • Kamis, 09 Mei 2019
  • Artikel
  • Oleh Penulis
  • dilihat : 53 kali

Oleh : Retno Mustikaningsih

Penyuluh KKBPK atau  Penyuluh KB  sebagai sebuah profesi dan jabatan karir, jelas tergambar dalam Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi   Nomor 21 Tahun  2018  tentang Jabatan Fungsional Penyuluh Keluarga Berencana dan Perka  Nomor 20 Tahun 2018. Sebagai sebuah profesi, aktivitas kePenyuluhKBan   menuntut  untuk bersikap dan bertindak secara profesional. Dalam kaitan dengan tunjangan kinerja (tunkin) , seorang Penyuluh KB harus melakukan  kegiatan penyuluhan  sebanyak 22 kali setiap bulan (berbobot 40%)  dan kegiatan non penyuluhan sebanyak 22 kali juga atau sesuai dengan jumlah hari kerja setiap bulannya (berbobot 60%).   

Untuk bisa disebut  profesional setidaknya ada tiga ciri atau spesifikasi yang harus melekat pada diri seseorang yang profesional yaitu:

  1. Memerlukan persiapan atau pendidikan khusus bagi pelakunya.
  2. Memiliki kecakapan atau keahlian yang memenuhi persyaratan (kompetensi)  yang telah ditetapkan/dibakukan oleh pihak berwenang (Organisasi profesi/pemerintah).
  3. Mendapat pengakuan dari masyarakat dan negara (civil effect).

Berita Lain