Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Bengkulu

Jl. Musium No. 6 Telp. (0736) 346373 Kota Bengkulu

Kamis, 12 Desember 2019

  (0736) 346373

DP3AP2KB adakan pertemuan Pemberdayaan Tim Penanggulangan Tindak Kekerasan

  • Selasa, 12 November 2019
  • Berita Dinas
  • Oleh Penulis
  • dilihat : 47 kali

        Dalam rangka mengurangi dan mencegah tindak kekerasan didalam rumah tangga dikalangan masyarakat, serta upaya untuk bersama-sama memperjuangkan perempuan dan anak korban kekerasan agar mendapatkan hak-hak yang dirampas oleh pelaku tindak kekerasan, serta membantu korban kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat melakukan  proses pemulihan dengan cepat, DP3AP2KB Kota Bengkulu melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Bengkulu mengadakan kegiatan pertemuan Tim penanggulangan Tindak Kekerasan Tingkat Kota, Kecamatan dan Kelurahan se Kota Bengkulu pada hari ini (12/11/2019) di Hotel Raffles City Kota Bengkulu, acara dilaksanakan selama 2 hari (sampai dengan besok). Adapun yang menjadi peserta pada kegiatan ini yaitu perwakilan dari Kelurahan dan Kecamatan se-Kota Bengkulu yang berjumlah 152 orang. 

        Acara dibuka secara resmi oleh Bapak Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Marjon, M.Pd. Dalam sambutan beliau menyampaikan "semoga kegiatan yang dilakukan hari ini bisa memberikan hasil yang positif kedepannya dalam mengurangi, mencegah dan tentunya memperjuangkan hak perempuan dan anak". Selain itu "saya berharap  agar kita selalu berinovasi  dimulai dari lingkungan rumah tangga sendiri dan pentingnya  kehidupan beragama" dan semoga kekerasan di lingkungan kita khususnya Kota Bengkulu tidak terjadi lagi"sambung Marjon. 

            Sementara itu Kepala DP3AP2KB Kota Bengkulu H.Romadan Indosman, SH, MH  dalam sambutannya "Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi, mencegah dan tentunya memperjuangkan hak perempuan dan anak  agar para korban kekerasan bisa menata masa depan yang lebih baik kedepannya dan ini juga merupakan indikator keberhasilan dalam menyukseskan pembangunan di Kota Bengkulu" . "Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kegiatan ini dan kepada seluruh peserta yang telah hadir " sambung Romadan.

            Adapun narasumber dalam pertemuan ini yaitu Ibu Susi Handayani  dari Yayasan PUPA dan Ibu Nurul Fadillah (konsultan PPA). Yang termasuk Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak bukan hanya kekerasan fisik, tapi juga kekerasan Psikis, Kekerasan Seksual dan juga kekerasan secara ekonomi. Ada banyak faktor pemicu terjadinya KDRT diantaranya ang merupakan faktor yang paling banyak terjadi yaitu karena faktor ekonomi, dan faktor psikis seperti cemburu baik karena istri maupun suami, selain itu juga faktor kesehatan seperti kelainan dan sebagainya. 

        Ada banyak kasus KDRT yang tidak dilaporkan hal ini disebabkan karena pelapor/korban takut dan malu atas peristiwa yang dialaminya,  dan juga karena faktor ketergantungan ekonomi selain itu juga disebabkan masyarakat dilingkungan sekitar kurang proaktif melaporkan kasus KDRT yang terjadi dilingkungannya. Oleh karena itu diharapkan kepada peserta yang  mengikuti kegiatan ini agar bersikap proaktif terhadap lingkungan sekitarnya, apabila terdapat kasus KDRT agar segera melaporkan ke pihak terkait dalam hal ini Unit PPA Polresta KOta Bengkulu dan UPTD PPA Kota Bengkulu.Acara akan dilanjutkan besok (13/11/2019) ditempat yang sama dengan peserta yang berbeda.(red)



Berita Lain